Author Topic: KASIH BUKAN TOLERANSI  (Read 207 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline ond32lumut

  • Global Moderator
  • Hero Member
  • *****
  • Posts: 960
  • Reputation: 1396
  • The Jesuits University
Mari kita bersama-sama merenungkan artikel pendek dari Uskup Agung Fulton J. Sheen di bawah ini. Fulton Sheen adalah seorang uskup agung dari Amerika Serikat yang dikenal dengan khotbahnya melalui TV dan radio modern. Saat ini beliau sudah digelari "Venerable", yaitu gelar kedua terakhir sebelum gelar "Beato" dan akhirnya "Santo".


*

KASIH BUKAN TOLERANSI
oleh Venerable Fulton J. Sheen

Kasih Kristiani menanggung kejahatan, tetapi tidak menoleransi kejahatan. Kasih melakukan silih bagi dosa-dosa sesamanya, tetapi tidak berpandangan terbuka terhadap dosa. Seruan akan toleransi tidak pernah membuat kasih yang sejati berhenti membenci filosofi-filosofi jahat yang berusaha menyaingi Kebenaran.

Kasih memaafkan pendosa, namun membenci dosa; kasih tidak membenarkan kesalahan-kesalahan. Kasih selalu menerima kembali pendosa ke dalam pangkuan Sang Tubuh Mistik; namun kebohongan-kebohongannya tidak akan diterima ke dalam harta karun Kebijaksanaan. Kasih yang sejati melibatkan kebencian yang sejati: siapapun yang telah kehilangan integritas moralnya dan kehilangan dorongan untuk mengusir para pedagang yang mengotori Bait Allah, juga telah kehilangan cinta yang hidup dan berapi-api akan Kebenaran.

Demikianlah bahwa kasih bukan sebuah filosofi lemah "live and let live" (yang berarti: hiduplah dan biarkan orang lain hidup menurut kesukaannya masing-masing); kasih bukan merupakan sebuah sentimen yang malas. Kasih adalah peresapan Roh Allah, yang membuat kita mencintai yang indah dan membenci yang buruk secara moral.

Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia. Kolose 3 : 23